Minggu, 10 Februari 2013

PSSI Ralat Pernyataan soal Posisi Blanco




PSSI pimpinan Ketua Umum Djohar Arifin Husin meralat pernyataan mengenai pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco. Timnas Indonesia dipastikan tetap dilatih Nil Maizar ketika melawan Arab Saudi, 23 Maret 2013.

PSSI versi KLB Solo terkesan plin-plan mengenai posisi Blanco. Dalam jumpa pers kemarin, Kamis 7 Februari 2013, Djohar memperkenalkan Blanco sebagai pelatih Timnas. Djohar bahkan sempat mengatakan bahwa Blanco akan melatih Timnas senior dan U-23.

Namun, setelah beberapa menit kemudian Djohar mengatakan posisi Blanco belum ditentukan. Keputusan Djohar untuk menunjuk Blanco sebagai pelatih Timnas sempat menuai kritikan dari Koordinator Timnas yang juga anggota Exco PSSI, Bob Hippy.

Bob merasa tidak pernah dilibatkan dalam penunjukkan Blanco. Terlebih, penunjukkan mantan pelatih timnas China U-20 itu tidak melalui rapat Exco. Kini, Djohar meralat pernyataannya mengenai posisi Blanco.

Djohar menegaskan Blanco nantinya akan membantu tugas Nil Maizar maupun pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, dalam membuat program-program Timnas ke depan.

"Bagaimana teknisnya, nanti akan dibawa dalam rapat yang akan dipimpin Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy," kata Djohar dalam rilis resmi PSSI versi KLB Solo, Jumat 8 Februari 2013.

Sementara itu, Bob menegaskan posisi Blanco masih harus menunggu keputusan rapat Exco yang akan digelar sebelum 20 Februari 2013. Sedangkan pelatih Timnas senior untuk menghadapi Arab Saudi pada lanjutan Pra Piala Asia 2013, 23 Maret 2013, akan tetap dipegang Nil Maizar.

"Dia tetap sebagai pelatih Timnas Indonesia. Tidak ada yang berubah, Nil masih harus menyiapkan tim untuk menghadapi pertandingan melawan Arab Saudi, 23 Maret nanti," tegas Bob.

Jumat, 14 Desember 2012

PSSI Lolos dari Sanksi FIFA



Sepakbola Indonesia dipastikan lolos dari pembekuan oleh FIFA. Tapi, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) diberikan tenggat waktu terakhir hingga 14 Maret 2013 untuk menyelesaikan masalah dualisme kepengurusan yang melilit mereka.

Usai rapat Komite Eksekutif FIFA, Jumat 14 Desember 2012, di Tokyo, akhirnya diputuskan nasib Indonesia akan dibahas pada rapat Komite Asosiasi dan Komite Eksekutif berikutnya.

"PSSI akan diberikan perpanjangan waktu selama tiga bulan (sampai Maret 2013). Karena itu, situasi PSSI akan kembali dilihat pada rapat selanjutnya. Ini adalah tenggat waktu terakhir yang akan diberikan pada PSSI untuk menormalkan situasi," tulis FIFA dalam situs resminya.

Perpanjangan waktu ini sesuai dengan keinginan dari tim Task Force yang dibentuk oleh KONI. Sebelumnya, Ketua Task Force, Rita Subowo, menyatakan akan menegosiasi Presiden FIFA, Sepp Blater, untuk menghindarkan PSSI dari sanksi.

Selain PSSI, Komite Eksekutif FIFA juga membahas soal nasib Asosiasi Sepakbola Sierra Leone (SLFA) yang juga mengalami masalah serupa. FIFA akhirnya memutuskan membentuk komite normalisasi untuk negara yang pecah karena perang saudara itu.

Selain keputusan soal nasib PSSI dan SLFA, rapat Komite Eksekutif FIFA itu juga membuat keputusan menyangkut Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018  yang akan digelar di Rusia. Serta menambahkan beberapa poin soal regulasi keselamatan dalam stadion.

Rapat Komite Eksekutif FIFA berikutnya baru akan digelar pada 20 dan 21 Maret 2013 di Zurich, Swiss.

Minggu, 02 Desember 2012

Skuad Indonesia di Piala AFF 2012


Goalkeepers:
Wahyu Tri Nugroho (Persiba Bantul), Endra Prasetya Suprapto (Persebaya Surabaya)

Defenders:
Handi Ramdhan (Persija Jakarta), Novan Setya Sasongko (Persibo Bojonegoro), Nopendi (Persiba Bantul), Fachruddin Wahyudi Aryanto (PSS Sleman), Wahyu Wijiastanto (Semen Padang), Raphael Guillermo Eduardo Mahtimo (VV Capelle, Netherlands).

Midfielders:
Taufiq (Persebaya Surabaya), Elie Aiboy (Semen Padang), Rasyid Assahid Bakri (PSM Makassar), Muhammad Nur Iskandar (Persibo Bojonegoro), Bernardus Valentinus Telaubun (Bontang FC), Corneles Sergius Geddi (Persija Jakarta), Vendry Ronaldo Mofu (Semen Padang), Oktovianus Maniani (Persiram Raja Ampat), Tonnie Harry Cusell (GVVV, Netherlands).

Forwards:
Irfan Haary’s Bachdim (Persema Malang), Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), Andik Vermansah (Persebaya Surabaya), Rachmat Syamsuddin Leo (PSM Makassar), Samsul Arif Munip (Persibo Bojonegoro), Jhonny Rudolf van Beukering

Indonesia di Piala AFF 2012


Ajang Piala AFF 2012 menjadi ajang pembuktian Timnas Indonesia besutan Nil Maizar. Dengan komposisi pemain seadanya dan kisruh PSSI yang berkepanjangan Timnas berangkat ke Malaysia dengan modal sumbangan dari pengusaha dan dana minim dari Pemerintah. Beberapa pemain naturalisasi pun digaet Johny Van Baukering, Tonny Cussel dan Raphael Maitimo didatangkan langsung dari Belanda. Kuota 23 pemain membuat Arthur Irawan dipulangkan ke timnya Espanyol B. Indonesia tergabung di grup B dengan tuan rumah Malaysia, Singapura dan Laos. 22 November 2012, Indonesia tiba di Kuala Lumpur dengan optimisme dapat memenangkan laga pertama lawan Laos pada tanggal 25 November Timnas Indonesia melakukan beberapa latihan ringan. Raphael Maitimo pun baru bergabung pada tanggal 23 November dan langsung bergabung dengan Timnas.

Laga pertama pun digelar dengan lawan pertama adalah Laos tim yang di atas kertas unggul atas Indonesia. Tapi kenyataan lain Laos memberikan perlawanan dengan menahan Indonesia di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur dengan skor 2-2. Dua gol Indonesia dicetak Raphael Maitimo dan Vendry Mofu. Striker gaek Bambang Pamungkas dan Irfan Bachdim tak mampu berbuat banyak. Kiper Endra Prasetya pun harus diusir keluar lapangan untungnya tak lama berselang bek Laos juga harus diusir dari lapangan. Dengan sama-sama 10 pemain hanya bermain imbang adalah hasil yang mengecewakan. Di laga lain grup B tuan rumah Malaysia kalah telak dari Singapura 3-0. 

Laga kedua pun digelar selang 3 hari kemudian di stadion yang sama. Dengan hasil seri di laga pertama Timnas yang tidak pernah menang lawan Singapura pun berniat bangkit paling tidak bisa bermain seri untuk membuka peluang. Ternyata diluar dugaan pemain Singapura keteteran menghadapi Indonesia beberapa peluang tercipta di babak pertama. Singapura harus kehilangan satu pemainnya karena melakukan pelanggaran keras terhadap Andik. Melawan 10 Pemain Indonesia makin gencar melakukan serangan. Puncaknya di menit-menit akhir tendangan bebas Andik Vermansyah melengkung ke tiang jauh dan berbuah gol indah 1-0 hingga pertandingan berakhir. Dilaga lainnya Malaysia menang telak 4-1 atas Laos. Dengan kemenangan tersebut Indonesia memuncaki klasemen grup B dengan 4 poin disusul Singapura 3, Malaysia 3 dan Laos 1. 

Laga terakhir grup B Indonesia hanya membutuhkan hasil seri lawan Malaysia. Bermain di stadion yang sama Indonesia bermain agresif di awal-awal babak pertama. Bebrapa peluang pun tercipta tapi tak satupun yang berbuah gol. Keasyikan menyerang Indonesia lengah petaka terjadi di menit 26' Malaysia berhasil melesakkan gol melalui Azzamudin. Tak mau kalah Indonesia makin gencar menyerang tapi kembali 3 menit berselang berhasil menambah gol 2-0 untuk keunggulan Malaysia. Masuknya Andik, Van Baukering dan Tonny Cussel tak bisa membantu Indonesia untuk menyamakan skor. Di laga lain Laos yang sempat unggul 2-1 di babak pertama harus menelan kekalahan 3-4 atas Singapura. Dengan hasil ini Indonesia berada di peringakat 3 dan tidak lolos ke Semifinal untuk yang kedua kalinya sejak 2007. 

KLASEMEN AKHIR 

GROUP A 
Thailand 3 3 0 0 9 2 9 
Filipina 3 2 0 1 4 2 6 
Myanmar 3 0 1 2 1 7 1 
Vietnam 3 0 1 2 2 5 1 

GROUP B
Malaysia 3 2 0 1 6 4 6
Singapura 3 2 0 1 7 4 6
Indonesia 3 1 1 1 3 4 4
Laos 3 0 1 2 6 10 1

Selasa, 05 Juni 2012

Diwarnai Kericuhan, Filipina Tahan Indonesia

Indonesia gagal memetik kemenangan sebab ditahan imbang 2-2 oleh Filipina dalam laga persahabatan di Rizal Memorium Stadion, Selasa, 5 Juni 2012. Kemenangan Indonesia dibuyarkan oleh gol Philip Younghusband di menit 83.

Tampil di hadapan ribuan pendukungnya, Filipina mampu tampil dominan dan coba mulai menekan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun hingga turun minum, kedudukan masih imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Indonesia suskes mengambil alih permainan dan berusaha menekan. Permainan apik kesebelasan Indonesia akhirnya memecah kebuntuan di menit 57. Berawal dari pergerakan Okto dari sisi kanan lapangan, umpan silangnya mampu dimaksimalkan oleh Patrich Wanggai. Skor 1-0.

Sayang, keunggulan Indonesia tidak bertahan lama. Dua menit berselang, Filipina mampu menyamakan kedudukan. Gol balasan bermula dari bola yang dikuasai Satrio Syam bisa direbut oleh James Younghusband.

James pun dengan mudah menaklukkan Markus dan menceploskan bola ke gawang Indonesia sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1. Tapi  para pemain Indonesia mampu bangkit dan kembali unggul dua menit berselang.

Gol kedua Indonesia dicetak oleh Irfan Bachdim yang memanfaatkan kelalaian lini pertahanan Filipina. Pemain keturunan Belanda ini mampu lolos dari perangkap offside dan dengan mudah melesakkan bola. 

Sayang laga seru ini tercoreng oleh ricuh yang terjadi di penghujung pertandingan. Beberapa pemain terlibat keributan. Irfan Bachdim dari Indonesia dengan sejumlah pemain Filipina di menit 81. Alhasil, wasit mengeluarkan tiga kartu merah, kepada Irfan Bachdim dan dua pemain Filipina, Ott dan Caligdong.

Dua menit berselang, Filipina mampu memanfaatkan situasi yang sempat memanas dengan mencetak gol penyeimbang. Bermula dari tendangan bebas Cagara di menit 83 yang mampu diteruskan oleh Philip Younghusband. Gol ini sekaligus menutup laga dengan skor 2-2 untuk kedua tim.

Susunan Pemain


Filipina: Rolland Muller; De Murga, Gier, Sabio, Denis Cagara, Angel Guirado (Misagh Bahadoran, 73'), Angeles, Emelio Caligdong, Paul Mulders (James Younghusband, 49'), Manny Ott, Denis Wolf

Indonesia: Markus Haris Maulana; Hamdi Ramdhan, Novan Setya, Rusdi, Novendri; Oktavianus Maniani (Titus Bonai, 69'), Irfan Bachdim, Bayau, Valentino; Patrick Wanggai

Selasa, 29 Mei 2012

Inter Kalahkan Indonesia 4-2


Inter Milan kembali meraih hasil positif di partai eksebisi kedua mereka di Indonesia. Menghadapi timnas Indonesia, tim asuhan Andrea Stramaccioni menang 4-2, Sabtu, 26 Mei 2012. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Inter sudah unggul 2-1 di babak pertama. Dua Gol Nerazzurri dicetak Countinho pada menit ke-5 dan 42. Sementara gol tim Merah Putih diciptakan Patrich Wanggai di menit 12. Pada babak kedua Inter memasukkan Giampaolo Pazzini. Hasilnya cukup positif. Striker asal Italia tersebut berhasil menjaringkan dua gol tambahan La Beneamata. Gol pertama Pazzini di pertandingan ini hadir di menit 62. Lolos dari perangkap offside, dia dengan leluasa menceploskan 'si kulit bundar' ke gawang yang dikawal Markus Horison. Pazzini lalu menambah pundi-pundi golnya di menit 78. Dia melakukan kerja sama satu-dua dengan Diego Milito di dalam kotak penalti sebelum menghujamkan bola ke gawang lawan. Skor 4-1 untuk Inter. Jelang lima menit akhir pertandingan, Indonesia masih ngotot mengejar gol tambahan. Hasil kongkret diraih ketika waktu menunjuk menit 90+1. Akeselerasi Valentino berhasil menembus barisan pertahanan Inter disambung dengan tendangan Yoshua Pahabol di muka gawang. Skor 4-2 untuk Inter bertahan sampai pertandingan usai. 

Susunan pemain: 
Indonesia: 22 Markus Haris Maulana; 21 Henki Ardiles, 14 Abdul Rahman, 17 Harry Saputra, 4 Diego Michiels ; 8 Elie Aiboy, 11 Bima Sakti, 13 Lucky Wahyu; 23 Oktavianus Maniani, 5 Patrich Wanggai, 3 Ferdinand Sinaga. 

Inter Milan: 21 Paolo Orlandoni; 13 Douglas Maicon, 2 Ivan Cordoba, 25 Walter Samuel, 4 Javier Zanetti; 17 Angelo Palombo, 19 Esteban Cambiasso; 42 Jonathan, 29 Coutinho, 81 Samuele Longo; 22 Diego Milito.

Inter Milan Tekuk Liga Selection 3-0

Inter Milan tanpa kesulitan berhasil menggulung tim tuan rumah Liga Selection atau pemain-pemain pilihan Liga Primer Indonesia (LPI) dengan skor 3-0. Meski hanya bertajuk laga persahabatan, duel ini menjadi suguhan menarik bagi para pencinta sepakbola tanah air. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis 24 Mei 2012, Inter Milan awalnya menurunkan mayoritas pemain muda. Hanya Javier Zanetti yang berstatus sebagai pemain inti yang diturunkan sebagai starter. Hasilnya, Inter harus menunggu hingga menit 35 untuk dapat menjebol gawang Liga Selection lewat gol pemain mudanya, Samuele Longo. Bahkan Inter harus puas skor 1-0 ini tetap bertahan hingga turun minum. Ingin melihat foto duel Inter Milan versus Liga Selection klik di sini Di babak kedua, Inter melakukan beberapa pergantian. Beberapa pemain kunci macam Esteban Cambiasso, Diego Milito, dan Douglas Maicon diturunkan pelatih Andrea Stramaccioni. Dan sepanjang babak kedua, La Beneamata berhasil menambah dua gol lewat gol Giampaolo Pazzini di menit 52. Meski bola sempat ditepis kiper Aji Saka namun bola kembali dikuasai Pazzini sebelum akhirnya sepakan keduanya sukses menjebol gawang Liga Selection. Pada menit 70, Inter akhirnya berhasil unggul 3-0. Kali ini gelandang muda, Luca Tremolada yang sukses menjebol gawang Aji Saka. Pemain 20 tahun ini berhasil memanfaatkan umpan dari sisi kiri pertahanan Liga Selection. Meski Inter terus menciptakan peluang di sisa waktu namun hingga akhir pertandingan skor 3-0 untuk keunggulan Inter tetap bertahan.

Manajer Timnas: Kami Kalah Terhormat

Indonesia akhirnya kandas di babak semifinal Al Nakba Cup 2012 setelah menyerah 1-2 dari tuan rumah Palestina. Menurut Manajer Timnas, Ramadhan Pohan, pasukan Nilmaizar terhenti secara terhormat pada turnamen yang diikuti sembilan negara tersebut.

"Pasukan debutan Indonesia sudah lakukan yang terbaik. Irfan Bachdim, Wijitanto, Hamdi, dan kiper Hendra sudah maksimal," ujar Ramadhan lewat akun twitternya tak lama setelah laga usai.

"Tapi inilah sepak bola. Bermain bagus tidak harus berarti juara," sambung Wakil Sekjen Partai Demokrat tersebut.

Bertanding di Hussein bin Ali Stadium, Hebron, Selasa, 22 Mei 2012, Indonesia sebenarnya sempat unggul lewat gol Irfan Bachdim pada menit ke-13. Namun tuan rumah berhasil membalasnya setelah Abu Habib sukses mengeksekusi hadiah penalti pada menit ke-39.

Di babak kedua, Palestina tampil dominan. Sedangkan Indonesia memilih tampil bertahan dan berusaha mengandalkan serangan balik.

Pada menit ke-66, Palestina berbalik unggul setelah Faheed Attal yang berdiri tanpa pengawalan di kotak terlarang sukses menjebol gawang Indonesia. Indonesia berusaha mengejar. Namun hingga pertandingan berakhir, Palestina tetap unggul 2-1 atas timnas.

"Kita terhenti secara terhormat. Dengan 15 pemain tersisa, karena beberapa cedera dan Okto-Pahabol tidak dapat visa. Perjuangan coach Nil Maizar sudah maksimal," Ramadhan menambahkan.

Sementara itu, lewat blognya, salah seorang ofisial timnas, Matias Ibo menjelaskan bahwa defender Wahyu Tanto mengalami cedera otot paha saat bertanding. Pemain ini akhirnya ditarik di babak kedua dan sempat mendapat suntikan penghilang rasa sakit.

Insiden Ludah
Dalam blognya, Matias juga menjelaskan aksi tak terpuji yang dilakukan suporter tuan rumah sepanjang laga. "Sepanjang 60 menit, bench kami diludahi dari tribun. Awalnya saya kira hujan, tapi ternyata itu berasal dari mulut manusia," tulisnya.

"Sangat menyedihkan, apalagi saat penonton di atas kami memanggil 'habibie' yang berarti teman, namun dalam detik berikutnya meludah. Ya sudah, apa yang terjadi tak bisa diubah," sesalnya.

Namun kabar ini dibantah Ramadhan. Bahkan mantan pemred Jurnal Nasional itu menilai kabar tersebut sebagai upaya provokasi.
"Provikasi itu, siapa bilang?" ujar Ramadhan menanggapi pertanyaan mengenai aksi tak terpuji suporter Palestina tersebut.

Jumat, 18 Mei 2012

Indonesia Bungkam Mauritania 2-0






Indonesia sukses meraih kemenangan dalam laga perdana turnamen Al Nakbah di Palestina, Kamis 17 Mei 2012. Bermain di Stadion Nablus Football, Tim Merah Putih unggul 2-0. Dua gol Timnas dicetak di babak pertama.

Indonesia tampil mendominasi pada babak pertama. Beberapa kali Titus Bonai dan kawan-kawan memberikan ancaman untuk lini pertahanan Mauritania.

Upaya Tim Merah Putih berbuah hasil pada menit 20. Hendra Bayouw sukses membuka keunggulan Indonesia setelah menerima umpan Titus Bonai.

Indonesia sukses menggandakan kedudukan lima menit kemudian, kali ini lewat gol bunuh diri bek Mauritania, Yacoub Fall. Umpan silang Hamdi Ramdhan gagal dihalau dengan sempurna oleh Fall. Alhasil bola meluncur deras ke gawang sendiri.

Babak kedua tempo permainan berjalan lambat. Beberapa kali Mauritania memberikan ancaman, begitu pun dengan Indonesia. Namun tak ada yang berbuah gol.

Mauritania sebenarnya memiliki kesempatan memperkecil ketertinggalan pada menit 69 lewat titik penalti. Penalti diberikan setelah Ahmed Sidibe dijatuhkan dikotak terlarang.

Beruntung, Taghiyoullah Denna yang maju sebagai eksekutor gagal menunaikan tugasnya. Kiper Indonesia, Wahyu Tri Nugroho sanggup melakukan penyelamatan gemilang.

Setelah itu Mauritania beberapa kali memberikan ancaman. Untungnya, kiper timnas Wahyu tampil gemilang peluang dari negara dari Afrika Barat itu.

Skor 2-0 untuk kemenangan timnas bertahan hingga laga usai. Hasil ini membuat Indonesia dan Kurdistan sama-sama mengoleksi 3 poin di grup B. Kurdistan masih memimpin grup karena unggul produktivitas gol. Sementara itu Mauritania dipastikan gagal melaju ke babak semifinal karena kalah dalam dua pertandingan.

Laga Indonesia melawan Kurdistan di Dora International Stadium, Hebron pada 19 Mei 2012 akan menjadi penentuan tim lolos dari grup B. Dari grup B nantinya hanya juara grup yang maju ke semifinal dan akan menantang juara grup A.


Hasil lengkap Turnamen Al Nakbah
Grup A Palestina 2-0 Vietnam U-19
Grup B Kurdistan 3-1 Mauritania
         Mauritania 0-2 Indonesia
Grup C Tunisia U-20 2-0 Yordania U-22


Minggu, 18 Maret 2012

Djohar Enggan Tanggapi Hasil KLB KPSI


PSSI kepemimpinan Djohar Arifin Husin menanggapi dingin hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) di Jakarta, Minggu, 18 Maret 2012. Rapat akbar ini telah menghasilkan ketua dan wakil ketua umum serta anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2012-16.

"Kami tidak kenal dengan kegiatan itu. Mereka itu bukan PSSI. Saya sedang menonton pertandingan di stadion. Nanti saja telpon lagi, di sini sangat berisik," ujar Djohar saat dihubungi VIVAbola, Minggu, 18 Maret 2012.

Tidak hanya Djohar, pejabat PSSI lainnya juga sepakat untuk menutup mata dengan agenda KLB. "Saya tidak punya tanggapan," ujar Wakil Sekjen Bidang Organisasi, PSSI, Hadiandra.

Sebelum kongres digelar, Ketua Komite Disiplin PSSI, Bernhard Limbong juga enggan menanggapi KLB tersebut. Dia mengaku, tidak berkompeten untuk mengomentari mengenai KLB yang digelar KPSI.

"Kami tidak mengetahui ada kongres lain di luar agenda kami PSSI. Mau ada pertemuan, atau kongres KPSI, itu bukan domain saya. Hanya saja saya minta pada semua pihak, marilah kita berpikir lebih jernih lagi," beber Bernhard.

KLB yang diikuti 81 pemilik suara telah menetapkan La Nyalla Mattalitti sebagai ketum PSSI 2012-16 dan Rahim Soekasah sebagai wakilnya. Sedangkan 9 anggota exco terdiri atas Tonny Aprilani, Erwin Dwi Budiawan, Roberto Rouw, Zulfadli, Djamal Azis, Hardi Hasan, Ahmed Zaki Iskandar, La Siya, dan Diza Rasyid Ali.

Pada saat yang bersamaan, PSSI pimpina Djohar juga menggelar Kongres Tahunan di Hotel Aquaius, Palangkaraya, Kalteng. PSSI mengklaim Kongres Tahunan ini diikuti oleh 94 pemilik suara.

Peringkat Dunia FIFA

  • 04 Juli 2013
  • 1. Spanyol - 1532 Pts
  • 2. Jerman - 1273 Pts
  • 3. Kolombia - 1206 Pts
  • 4. Argentina - 1204 Pts
  • 5. Belanda - 1180 Pts
  • 6. Italia - 1142 Pts
  • 7. Portugal - 1099 Pts
  • 8. Kroasia - 1098 Pts
  • 9. Brazil - 1095 Pts
  • 10. Belgia - 1079 Pts
  • ........
  • 160. Chad - 134 Pts
  • 161. Lesotho - 133 Pts
  • 162. Kep. Salomon - 132 Pts
  • 163. Myanmar - 129 Pts
  • 164. Gambia - 126 Pts
  • 165. Dominica - 124 Pts
  • 166. Sao Tome e Principe - 120 Pts
  • 167. Pakistan - 114 Pts
  • 168. Indonesia - 112 Pts
  • 169. Nepal - 106 Pts
  • 170. Yaman - 96 Pts